Statistika dan Kedokteran

http://artikel--kesehatan.blogspot.com/2010/11/statistik-kedokteran.html Ilmu Kedokteran Pencegahan Komunitas Oleh Dr. Budiman Chandra
Diposkan oleh Artikel Kedokteran dan Kesehatan
Label: Biostatistik, Statistik
Minggu, 28 November 2010

Biostatistik
Merupakan aplikasi metode dan prosedur statistik terhadap masalah-masalah di bidang kesehatan, kedokteran maupun biologi. Jadi, biostatistik bukan merupakan ilmu dasar atau basic science namun lebih tepatnya disebut sebagai ilmu terapan atau applied science. Sebagai contoh, bila kita ingin membuktikan keampuhan obat A dibandingkan dengan obat B, kita memerlukan metode dan prosedur statistik. Seining dengan kemajuan zaman, aplikasi biostatistik mempunyai ruang lingkup yang semakin luas. Ruang lingkup ini tidak hanya pada masalah-rnasalah medis raja tetapi mencakup berbagai bidang seperti keluarga berencana, demo grafi, keschatan lingkungan, gizi, kesehatan kerja serta peristiwa penting dalam kehidupan masyarakat sehari-hari atau disebut vital event seperti angka kelahiran,kematian, perkawinan, kesakitan, umur harapan hidup, fertilitas dan lain-lainnya.

Aplikasi Biostatistik dalam Bidang Kesehatan/Kedokteran
Penggunaan metode dan prosedur statistik dalam bidang kesehatan/kedokteran antara lain dipakai untuk:

  1. Mengukur peristiwa-peristiwa penting atau vital event yang terjadi di masyarakat.
  2. Mengukur status kesehatan masyarakat dan mengetahui masalah-masalah kesehatan yang terdapat di dalam berbagai kelompok masyarakat.
  3. Membandingkan status kesehatan masyarakat di satu tempat dengan tempat lain atau status kesehatan masyarakat sekarang dengan status kesehatan lampau.
  4. Meramalkan status kesehatan masyarakat di masa-masa mendatang. Evaluasi tentang perjalanan, keberhasilan dan kegagalan dan suatu program kesehatan atau pelayanan kesehatan yang sedang dilaksanakan.
  5. Keperluan estimasi tentang kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan serta menentukan secara pasti target pencapaian tujuan.
  6. Keperluan penelitian pada masalah-masalah kesehatan, keluarga berencana, lingkungan hidup dan lain-lain.
  7. Perencanaan dan sistem administrasi kesehatan.
  8. Keperluan publikasi ilmiah di media massa.

Sumber Data Biostatistik di Indonesia
Menurut Departemen Kesehatan RI, data statistik untuk kesehatan dan kedokteran berasal dari beberapa sumber yaitu:

  1. Sensus Penduduk. Sensus yang dilakukan setiap sepuluh tahun sekali, digunakan untuk keperluan pemantauan dan evaluasi terhadap kemajuan program kesehatan, perumahan, pendidikan dan lain-lain.
  2. Survei Populasi Intersensal (Intercensal Population Survey). Survei dilakukan setiap sepuluh tahun sekali di antara dua sensus penduduk, dipergunakan untuk keperluan estimasi jumlah penduduk, angka kelahiran, angka kematian, mobilitas penduduk serta keadaan sosio-ekonomi penduduk.
  3. Survei Sosio-Ekonomi Nasional (National Socio-Economic Survey). Digunakan untuk melihat data-data kegiatan sosio-ekonomi penduduk seperti status kesehatan, angka fertilitas, angka kriminalitas, perumahan clan lingkungan hidup.
  4. Food Balance Sheets. Digunakan untuk mengetahui pola konsumsi pangan penduduk, kebutuhan konsumsi pangan per kapita, distribusi pangan untuk keperluan ekspor, impor, industri dan domestik.
  5. Survei Kesehatan Rumah Tangga Nasional (National Household Health Survey). Digunakan untuk mengetahui data dan informasi mengenai status kesehatan masyarakat meliputi angka kematian, kesakitan, fertilitas, kehamilan, fasilitas kesehatan, status gizi anak serta wanita hamil, lingkungan hidup dan lain-lain.
  6. Laporan Penyakit Epidemis dan Menular (Epidemic and Communicable Disease Report). Digunakan untuk mengetahui beberapa penvakit menular yang bersifat epidemik dan sewaktu-waktu dapat menimbulkan wabah penyakit di masyarakat.
  7. Sistem Pencatatan Rumah Sakit (Hospital Recording System). Digunakan untuk mengetahui data terakhir serta informasi mengenai kegiatan, pclayanan dan fasilitas rumah sakit pemerintah dan swasta di Indonesia.
  8. Sistem Pencatatan dan Pelaporan Tenaga Kesehatan (Health Manpower Recording & Reporting System). Digunakan untuk mengetahui data mengenai jumlah tenaga kcrja dan personil kesehatan, jumlah sekolah kesehatan dan muridnya serta data mengenai kegiatan pelatihan/kursus kesehatan.
  9. Konsorsium Ilmu Kesehatan (Consortium of Health Sciences). Digunakan untuk mengetahui data mengenai jumlah fakultas kedoktcran serta lulusan dokter di Indonesia yang dipakai untuk perencanaan penempatan dokter dan pengembangan pendidikan keclokteran.
  10. SEAMIC Health Statistics. Merupakan informasi kesehatan dan sensus pcnduduk di negara ASEAN dan Jepang yang diterbitkan setiap beberapa tahun oleh South East Asian Medical information International Foundation of Japan.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s